Jumat, 29 Oktober 2010
BIODATA IBLIS
Nama : Iblis
Gelar : Setan
Tanggal Lahir : 1-1 tahun perintah sujud kepada Adam
Alamat : Hati orang yang lalai
Agama : Kekufuran
Pekerjaan : Menipu manusia
Media : Sex, Harta
Kekayaan : Semua yang haram
Tempat Favorit : Nigh Club, Pasar …………
Hobi : Menyesatkan manusia
Cita-cita : Masuk Neraka bersama Frends2nya…..
Istri : Semua yang terbuka auratnya
Anak : Yang durhaka kepada orang tua
Musuh : Orang yang beriman
Kepribadian : Angkuh
Yang ditakuti : Dzikir dan baca AL-Quran
Teman :Orang-orang yang sombang, rakus, tidak bersyukur……
Gelar : Setan
Tanggal Lahir : 1-1 tahun perintah sujud kepada Adam
Alamat : Hati orang yang lalai
Agama : Kekufuran
Pekerjaan : Menipu manusia
Media : Sex, Harta
Kekayaan : Semua yang haram
Tempat Favorit : Nigh Club, Pasar …………
Hobi : Menyesatkan manusia
Cita-cita : Masuk Neraka bersama Frends2nya…..
Istri : Semua yang terbuka auratnya
Anak : Yang durhaka kepada orang tua
Musuh : Orang yang beriman
Kepribadian : Angkuh
Yang ditakuti : Dzikir dan baca AL-Quran
Teman :Orang-orang yang sombang, rakus, tidak bersyukur……
My mom only had one eye
My mom only had one eye.
I hated her... she was such an embarrassment.
Ibuku hanya punya satu mata
Aku benci dia… dia begitu memalukanku.
She cooked for students & teachers to support the family.
Dia memasak untuk murid dan guru guna mencukupi kebutuhan keluargaku
There was this one day during elementary school where my mom came to say hello to me.
Suatu hari saat aku di sekolah dasar, ibu mendatangiku dan mengucap salam padaku
I was so embarrassed.
How could she do this to me?!
Aku begitu malu saat itu
Bagaimana dia bisa melakukan itu padaku didepan teman-temanku?!
I ignored her, threw her a hateful look and ran out.
Aku abaikan dia dan melemparkan pandangan benci padanya sambil lari
The next day at school one of my classmates said,
"EEEE, your mom only has one eye!"
Esok harinya, salah seorang teman kelasku mengejekku dgn mengatakan
Eeee, ibumu hanya punya satu mata…!
I wanted to bury myself.
I also wanted my mom to just disappear.
Aku malu sekali dan ingin mati rasanya
Aku juga ingin ibuku pergi dari kehidupanku
So I confronted her that day and said, " If you're only gonna make me a laughing stock, why don't you just die?!!!"
Aku bertegkar hebat dengan ibuku dan kukatakan padanya:
Kalau ibu hanya jadi sumber bahan tertawaan teman2ku, mengapa ibu takk mati saja!
My mom did not respond!!!
Ibuku tak menjawab…!!!
I didn't even stop to think for a second about what I had said, because I was full of anger.
Aku sama sekali tak mau berpikir ttg apa yang kukatakan
Karena aku sangat marah padanya.
I was oblivious to her feelings…
Aku tak pedulikan apapun perasaan dia
I wanted out of that house..
Aku ingin keluar dari rumah itu…!
So I studied real hard, got a chance to go to Singapore to study.
Jadi aku belajar dgn keras agar aku mendapat kesempatan belajar di luar negeri
Then, I got married.
I bought a house of my own.
I had kids of my own. I was happy with my life
Kemudian aku menikah
Kubeli rumah
Aku punya anak dan aku hidup bahagia
Then one day, my mother came to visit me. She hadn't seen me in years and she didn't even meet her grandchildren!.
Suatu waktu ibu mengunjungiku
Dia bertahun-tahun tak melihatku dan bahkan belum pernah bertemu cucu2nya
When she stood by the door, my children laughed at her.
Ketika ibu berdiri di depan pintu,
Anak-anakku mentertawakannya
I screamed at her, "How dare you come to my house and scare my children!"
GET OUT OF HERE! NOW!!!"
Aku berteriak padanya: Betapa beraninya kamu datang ke rumahku
Dan menakut-nakuti anakku
PERGI DARI SINI SEKARANG!
And to this, my mother quietly answered, "Oh, I'm so sorry.
I may have gotten the wrong address," and she disappeared out of sight.
Ibuku menjawab pelahan
Maaf… saya salah alamat
Dan diapun pergi
One day, a letter regarding a school reunion came to my house.
Suatu waktu, ada undangan reuni dikirimkan ke rumahku
So I lied to my wife that I was going on a business trip…
Jadi aku berbohong pada istriku
Kukatakan bahwa aku ada tugas keluar kota
After the reunion, I went to the old shack just out of curiosity!!!.
Usai reuni, aku mampir ke kampungku untuk sekedar rasa ingin tahu
My neighbors said that she died.
Salah seorang tetanggaku mengatakan bahwa ibuku telah meninggal dunia
I did not shed a single tear!!.
Aku tak terharu ataupun meneteskan air mata..!
They handed me a letter that she had wanted me to have…
Tetanggaku itu menyerahkan sepucuk surat dari ibu untukku
"My dearest son, I think of you all the time..
Anakku tersayang,
Aku memikirkanmu setiap waktu
ابني الحبيب..
I'm sorry that I came to your home and scared your children.
Maafkan aku datang ke rumahmu dan membuat takut anak2mu
I was so glad when I heard you were coming for the reunion.
Aku sangat gembira ketika kudengar kau akan datang ke reuni
But I may not be able to even get out of bed to see you.
Tapi sayangnya aku tak bisa bangkit dari tempat tidur untuk melihatmu
I'm sorry that I was a constant embarrassment to you when you were growing up.
Maafkan aku yang membuat malu kamu saat kita masih bersama
You see........when you were very little, you got into an accident, and lost your eye.
Ketahuilah anakku…
Ketika kau masih kecil, kau mengalami kecelakaan yang membuatmu kehilangan matamu
As a mother, I couldn't stand watching you having to grow up with one eye.
Sebagai ibu, aku tak bisa berdiam diri membiarkanmu tumbuh dengan 1 mata saja
So… I gave you mine…..
Jadi… kuberikan 1 mataku padamu
I was so proud of my son who was seeing a whole new world for me, in my place, with that eye.
Aku sangat bangga pada anakku yang telah memperlihatkanku dunia baru untukku
Di tempatku, dengan mata itu
…With my love to you…
Bersama cintaku…
.....مع حبي.....
…Your mother…
Ibumu….
Omar Ebnulkhatab said: (Once upon a time while we had some captives we saw captive a woman taking babies, held them tight and breast fed them.
The prophet asked us: Do you think this woman will throw his baby in fire? We said: No if she has the choice:
Then He said: Allah is more merciful to his worshiper than her with her sun.)
I hated her... she was such an embarrassment.
Ibuku hanya punya satu mata
Aku benci dia… dia begitu memalukanku.
She cooked for students & teachers to support the family.
Dia memasak untuk murid dan guru guna mencukupi kebutuhan keluargaku
There was this one day during elementary school where my mom came to say hello to me.
Suatu hari saat aku di sekolah dasar, ibu mendatangiku dan mengucap salam padaku
I was so embarrassed.
How could she do this to me?!
Aku begitu malu saat itu
Bagaimana dia bisa melakukan itu padaku didepan teman-temanku?!
I ignored her, threw her a hateful look and ran out.
Aku abaikan dia dan melemparkan pandangan benci padanya sambil lari
The next day at school one of my classmates said,
"EEEE, your mom only has one eye!"
Esok harinya, salah seorang teman kelasku mengejekku dgn mengatakan
Eeee, ibumu hanya punya satu mata…!
I wanted to bury myself.
I also wanted my mom to just disappear.
Aku malu sekali dan ingin mati rasanya
Aku juga ingin ibuku pergi dari kehidupanku
So I confronted her that day and said, " If you're only gonna make me a laughing stock, why don't you just die?!!!"
Aku bertegkar hebat dengan ibuku dan kukatakan padanya:
Kalau ibu hanya jadi sumber bahan tertawaan teman2ku, mengapa ibu takk mati saja!
My mom did not respond!!!
Ibuku tak menjawab…!!!
I didn't even stop to think for a second about what I had said, because I was full of anger.
Aku sama sekali tak mau berpikir ttg apa yang kukatakan
Karena aku sangat marah padanya.
I was oblivious to her feelings…
Aku tak pedulikan apapun perasaan dia
I wanted out of that house..
Aku ingin keluar dari rumah itu…!
So I studied real hard, got a chance to go to Singapore to study.
Jadi aku belajar dgn keras agar aku mendapat kesempatan belajar di luar negeri
Then, I got married.
I bought a house of my own.
I had kids of my own. I was happy with my life
Kemudian aku menikah
Kubeli rumah
Aku punya anak dan aku hidup bahagia
Then one day, my mother came to visit me. She hadn't seen me in years and she didn't even meet her grandchildren!.
Suatu waktu ibu mengunjungiku
Dia bertahun-tahun tak melihatku dan bahkan belum pernah bertemu cucu2nya
When she stood by the door, my children laughed at her.
Ketika ibu berdiri di depan pintu,
Anak-anakku mentertawakannya
I screamed at her, "How dare you come to my house and scare my children!"
GET OUT OF HERE! NOW!!!"
Aku berteriak padanya: Betapa beraninya kamu datang ke rumahku
Dan menakut-nakuti anakku
PERGI DARI SINI SEKARANG!
And to this, my mother quietly answered, "Oh, I'm so sorry.
I may have gotten the wrong address," and she disappeared out of sight.
Ibuku menjawab pelahan
Maaf… saya salah alamat
Dan diapun pergi
One day, a letter regarding a school reunion came to my house.
Suatu waktu, ada undangan reuni dikirimkan ke rumahku
So I lied to my wife that I was going on a business trip…
Jadi aku berbohong pada istriku
Kukatakan bahwa aku ada tugas keluar kota
After the reunion, I went to the old shack just out of curiosity!!!.
Usai reuni, aku mampir ke kampungku untuk sekedar rasa ingin tahu
My neighbors said that she died.
Salah seorang tetanggaku mengatakan bahwa ibuku telah meninggal dunia
I did not shed a single tear!!.
Aku tak terharu ataupun meneteskan air mata..!
They handed me a letter that she had wanted me to have…
Tetanggaku itu menyerahkan sepucuk surat dari ibu untukku
"My dearest son, I think of you all the time..
Anakku tersayang,
Aku memikirkanmu setiap waktu
ابني الحبيب..
I'm sorry that I came to your home and scared your children.
Maafkan aku datang ke rumahmu dan membuat takut anak2mu
I was so glad when I heard you were coming for the reunion.
Aku sangat gembira ketika kudengar kau akan datang ke reuni
But I may not be able to even get out of bed to see you.
Tapi sayangnya aku tak bisa bangkit dari tempat tidur untuk melihatmu
I'm sorry that I was a constant embarrassment to you when you were growing up.
Maafkan aku yang membuat malu kamu saat kita masih bersama
You see........when you were very little, you got into an accident, and lost your eye.
Ketahuilah anakku…
Ketika kau masih kecil, kau mengalami kecelakaan yang membuatmu kehilangan matamu
As a mother, I couldn't stand watching you having to grow up with one eye.
Sebagai ibu, aku tak bisa berdiam diri membiarkanmu tumbuh dengan 1 mata saja
So… I gave you mine…..
Jadi… kuberikan 1 mataku padamu
I was so proud of my son who was seeing a whole new world for me, in my place, with that eye.
Aku sangat bangga pada anakku yang telah memperlihatkanku dunia baru untukku
Di tempatku, dengan mata itu
…With my love to you…
Bersama cintaku…
.....مع حبي.....
…Your mother…
Ibumu….
Omar Ebnulkhatab said: (Once upon a time while we had some captives we saw captive a woman taking babies, held them tight and breast fed them.
The prophet asked us: Do you think this woman will throw his baby in fire? We said: No if she has the choice:
Then He said: Allah is more merciful to his worshiper than her with her sun.)
Malaikatku.....
Suatu ketika seorang bayi siap untuk dilahirkan ke dunia
Menjelang diturunkannya ia bertanya kepada Tuhan ,“ Para Malaikat disini mengatakan bahwa besok Engkau akan mengirimku ke dunia, tetapi bagaimana cara saya hidup disana saya begitu kecil dan lemah”. Kata si bayi.
Tuhan menjawab “ Aku telah memilih satu Malaikat untukmu, ia akan menjaga dan mengasihimu”
“ Tapi di Syurga, apa yang saya lakukan hanyalah bernyanyi dan tertawa, ini cukup bagi saya untuk bahagia”. Demikian kata si bayi.
Tuhan pun menjawab ,“ Malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap hari dan kamu akan merasakan kebahagiaan cintanya dan jadi lebih berbahagia”.
Si bayi pun bertanya kembali,”Dan apa yang dapat saya lakukan saat saya ingin berbicara kepada_Mu?”
Sekali lagi Tuhan menjawab,” Malaikatmu akan mengajarkan kamu bagaimana cara berdoa”.
Si bayi pun masih belum puas,ia pun bertanya lagi,” Saya mendengar bahwa di bumi banyak orang jahat siapa yang akan melindungi saya?”
Dengan penuh kesabaran Tuhan pun menjawab,” Malaikatmu akan melindungimu dengan taruhan jiwanya sekalipun”.
Si bayi tetep belum puas dan melanjutkan pertanyaannya,” Tapi saya akan bersedih karena tidak melihat Engkau lagi”.
Dan Tuhan pun menjawab,” Malaikatmu akan menceritakan kepadamu tentang Aku. Dan akan mengajarkan bagaimana agar kamu bisa kembali kepada_Ku walaupun sesungguhnya Aku selalu berada disisimu”.
Saat itu Syurga begitu tenangnya, sehingga suara dari bumi dapat terdengar dan sang anak dengan suara lirik bertanya,” Tuhan… jika saya harus pergi sekarang, bisakah Engkau memberitahuku siapa nama Malaikat dirumahku nanti?”
Tuhan pun menjawab,” Kamu dapat memanggil Malaikatmu………
Ibu. . .
Kenanglah Ibu yang menyayangimu
Untuk Ibu yang selalu meneteskan air mata ketika kau pergi
Ingatkah engkau, ketika Ibumu rela tidur tanpa selimut demi melihatmu tidur nyenyak dengat dua selimut membalut tubuhmu
Ingatkah engkau ketika jemari Ibu mengusap lembut kepalamu?
…Dan ingatkah engkau ketika air mata menetes dari mata ibumu ketika ia melihat engkau terbaring sakit?
Sesalilah…..
Jenguklah Ibumu yang selalu menantikan kepulanganmu dirumah tempat kau dilahirkan
Kembalilah memohon maaf pada Ibumu yang selalu rindu akan senyumanmu
Jangan biarkan engkau kehilangan saat-saat yang akan kau rindukan dimasa dating, ketika Ibumu telah tiada
Tak ada lagi yang berdiri didepan pintu menyambut kita…..
Tak ada lagi senyuman indah, tanda bahagia
Yang ada adalah hanya kamar yang kosong, tiada penghuninya.
Yang ada hanyalah baju yang digantung di lemari kamarnya
Tak ada lagi dan tak aka ada lagi yang akan meneteskan air mata mendoakanmu disetiap hembusan nafasnya
Kembalilah padanya….
Peluklah ibu yang selalu menyayangimu…
Ciumlah kaki ibumu yang selalu merindukanmu dan berikanlah yang terbaik diakhir hayatnya.
Kenanglah semua cinta dan kasih sayangnya……………………………
IBU MAAFKAN AKU.
SAMPAI KAPANPUN JASAMU TAK AKAN TERBALAS.
Menjelang diturunkannya ia bertanya kepada Tuhan ,“ Para Malaikat disini mengatakan bahwa besok Engkau akan mengirimku ke dunia, tetapi bagaimana cara saya hidup disana saya begitu kecil dan lemah”. Kata si bayi.
Tuhan menjawab “ Aku telah memilih satu Malaikat untukmu, ia akan menjaga dan mengasihimu”
“ Tapi di Syurga, apa yang saya lakukan hanyalah bernyanyi dan tertawa, ini cukup bagi saya untuk bahagia”. Demikian kata si bayi.
Tuhan pun menjawab ,“ Malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap hari dan kamu akan merasakan kebahagiaan cintanya dan jadi lebih berbahagia”.
Si bayi pun bertanya kembali,”Dan apa yang dapat saya lakukan saat saya ingin berbicara kepada_Mu?”
Sekali lagi Tuhan menjawab,” Malaikatmu akan mengajarkan kamu bagaimana cara berdoa”.
Si bayi pun masih belum puas,ia pun bertanya lagi,” Saya mendengar bahwa di bumi banyak orang jahat siapa yang akan melindungi saya?”
Dengan penuh kesabaran Tuhan pun menjawab,” Malaikatmu akan melindungimu dengan taruhan jiwanya sekalipun”.
Si bayi tetep belum puas dan melanjutkan pertanyaannya,” Tapi saya akan bersedih karena tidak melihat Engkau lagi”.
Dan Tuhan pun menjawab,” Malaikatmu akan menceritakan kepadamu tentang Aku. Dan akan mengajarkan bagaimana agar kamu bisa kembali kepada_Ku walaupun sesungguhnya Aku selalu berada disisimu”.
Saat itu Syurga begitu tenangnya, sehingga suara dari bumi dapat terdengar dan sang anak dengan suara lirik bertanya,” Tuhan… jika saya harus pergi sekarang, bisakah Engkau memberitahuku siapa nama Malaikat dirumahku nanti?”
Tuhan pun menjawab,” Kamu dapat memanggil Malaikatmu………
Ibu. . .
Kenanglah Ibu yang menyayangimu
Untuk Ibu yang selalu meneteskan air mata ketika kau pergi
Ingatkah engkau, ketika Ibumu rela tidur tanpa selimut demi melihatmu tidur nyenyak dengat dua selimut membalut tubuhmu
Ingatkah engkau ketika jemari Ibu mengusap lembut kepalamu?
…Dan ingatkah engkau ketika air mata menetes dari mata ibumu ketika ia melihat engkau terbaring sakit?
Sesalilah…..
Jenguklah Ibumu yang selalu menantikan kepulanganmu dirumah tempat kau dilahirkan
Kembalilah memohon maaf pada Ibumu yang selalu rindu akan senyumanmu
Jangan biarkan engkau kehilangan saat-saat yang akan kau rindukan dimasa dating, ketika Ibumu telah tiada
Tak ada lagi yang berdiri didepan pintu menyambut kita…..
Tak ada lagi senyuman indah, tanda bahagia
Yang ada adalah hanya kamar yang kosong, tiada penghuninya.
Yang ada hanyalah baju yang digantung di lemari kamarnya
Tak ada lagi dan tak aka ada lagi yang akan meneteskan air mata mendoakanmu disetiap hembusan nafasnya
Kembalilah padanya….
Peluklah ibu yang selalu menyayangimu…
Ciumlah kaki ibumu yang selalu merindukanmu dan berikanlah yang terbaik diakhir hayatnya.
Kenanglah semua cinta dan kasih sayangnya……………………………
IBU MAAFKAN AKU.
SAMPAI KAPANPUN JASAMU TAK AKAN TERBALAS.
Minggu, 24 Oktober 2010
Sabtu, 09 Oktober 2010
EPOS Band_Kekasih
Pertama ku disini aku berjumpa denganmu
Kau sebut namaku untuk yang pertama kali
Kau berikan kehidupan yang tak ternilai adanya
Tuntunan dan harapan yang kau tunjukkan padaku
Semua itu takkan pernah bisa aku lupakan
Oh Tuhan bawa aku pergi
Temukan arti jati diri lagi
Tersenyum ku memandang oh . .
Mungkin disuatu hari nanti kita pasti akan bertemu lagi
Terucap satu kata selamat tinggal
Oh kekasih
Tetesan air mata takkan menghapus semua
Kenangan kita bersama mencari arti hidupku
Semua itu takkan pernah bisa aku lupakan
Kau sebut namaku untuk yang pertama kali
Kau berikan kehidupan yang tak ternilai adanya
Tuntunan dan harapan yang kau tunjukkan padaku
Semua itu takkan pernah bisa aku lupakan
Oh Tuhan bawa aku pergi
Temukan arti jati diri lagi
Tersenyum ku memandang oh . .
Mungkin disuatu hari nanti kita pasti akan bertemu lagi
Terucap satu kata selamat tinggal
Oh kekasih
Tetesan air mata takkan menghapus semua
Kenangan kita bersama mencari arti hidupku
Semua itu takkan pernah bisa aku lupakan
Langganan:
Postingan (Atom)
.jpg)
