D esahan nafasmu embangkitkan isi jiwaku
E lok wajahmu, halus hatimu
S enyum manis terlukis di bibirmu
E engkau laksana
M entari yang menyinari bumi
B eri sejuta kasih sayang dan harapan
E sok masih ada jalan
R aih impian dan harapan jadi kenyataan....
....Desember semakin meninggi mengejar Januari
apakah yang kudapatkan kini?
tahun lama tertinggal - tahun baru berhadapan
lalu apa yang kupunya selama puluhan tahun?
Tidak ada rumah
tidak punya tanah
tanahair dikangkangi orang jahat
keluarga sanak-saudara bermatian disiksa.
Teman-teman tua pada pergi buat tak kembali
mau pulang masih ada peraturan dan undang-undang
yang selalu menghalang
yang terus memaksa agar di sana saja kelayaban!
Tak ada harta tak ada simpanan
yang ada hanyalah sembilan lilin
jiwa-berjiwa,- biar kecil dan tampak sepele
tetap selalu menyala di hati.
inilah pemberian Tuhan
kucintai tanahairku sampai akhir zaman
sembilan lilin-lilin kecil
dan akulah lilin yang pertama....
maafin anakmu ibu...........
Minggu, 02 Januari 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
.jpg)

0 komentar:
Posting Komentar